Tuesday, December 5, 2017

Selain berkuliah, saya mengisi waktu saya dengan melakukan beberapa photoshoot dengan teman-teman saya yang hobi fotografi. Sebelumnya, saya sangat tidak percaya diri dengan bentuk muka saya yang kotak sehingga terlihat lebar di foto. Beberapa kali saya berfikir untuk melakukan sejumlah perawatan atau treatment untuk mengubah bentuk wajah saya agar lebih tirus. Tetapi, seiring berjalannya waktu.. saya belajar untuk mensyukuri apa yang telah di berikan untuk Tuhan. Tidak perlu mengubah bentuk muka agar terlihat cantik, setiap manusia yang di ciptakan Tuhan itu indah dan memiliki kelebihannya masing-masing. Oleh karena itu, saya berusaha untuk mencintai kekurangan saya dan menjadikan itu sebuah kelebihan yang membuat saya berbeda. 
Ini adalah beberapa foto hasil photoshoot saya dengan teman-teman saya.




Saya berkuliah di Universitas Pelita Harapan mengambil jurusan Ilmu Komunikasil dengan konsentrasi Public Relation. Saya memilih UPH sebagai kampus saya karena UPH Menyediakan program studi yang cepat yaitu 3 tahun. Selain itu, UPH juga menyediakan fasilitas yang memadai untuk peserta didiknya sehingga bisa melakukan studi dengan nyaman. Kampus UPH memiliki lokasi yang strategis, seperti pusat perbelanjaan, tempat makan, dll. Tempat makan di sekitar UPH juga menyediakan makanan yang bersih dan terjangkau.

Sebenarnya awal saya masuk UPH saya memilih jurusan perhotelan dan sudah di terima, tapi beberapa minggu kemudian saya merubah pilihan saya karena orang tua saya berkata untuk apa kuliah ambil perhotelan, mau tidak mau saya harus mengganti jurusan menjadi manajemen. 

Pada suatu hari saya bertemu dengan teman saya yang merupakan mahasiswa UPH yang sudah senior, saya memberitahu dia bahwa saya akan masuk UPH mengambil jurusan manajemen. Teman saya berkata bahwa jangan masuk manajemen karena manajemen itu susah dan banyak teorinya. Terbebani lagi lah pikiran saya, lalu untuk terakhir kalinya saya dengan tegas memilih untuk masuk Ilmu Komunikasi.

Saya tidak menyesal masuk Ilmu Komunikasi walaupun harus mengganti jurusan sampai 2 kali. Saya bersyukur bahwa pilihan saya tepat untuk masuk Ilmu Komunikasi. Dosen-dosen Ilmu Komunikasi juga baik-baik dan sangat ramah. Saya juga menemukan banyak teman, mereka membuat perkuliahan saya di UPH menjadi jauh lebih menyenangkan, mereka yang membuat saya ingin rajin masuk ke kelas disaat saya malas dan capek.



Pada tahun 2014 yang lalu, tepatnya saat saya masih menduduki bangku SMA, saya bergabung menjadi panitia untuk mengurusi sebuah acara pentas seni bernama Spectrum'14. Pentas Seni ini begitu berkesan bagi saya, karena Spectrum '14 merupakan acara pentas seni pertama yang diselenggarakan secara besar-besaran oleh sekolah saya dan saya juga baru pertama kali menjadi panitia dari sebuah acara yang begitu besar di sekolah saya.

Tentunya sebagai panitia, harus bekerja keras agar acara yang di selenggarakan menjadi sukses. Saya ingat sekali, saya dan beberapa teman saya pergi beramai-ramai mengumpulkan dana dengan mengamen disekitar jalan pecenongan, mangga besar, hingga pluit. Eratnya pertemanan dan kebersamaan kita saat itu menciptakan sebuah memori yang berkesan di dalam hati saya. 

Bekerja bersama setiap hari dengan teman-teman, pulang hingga malam hanya untuk menyiapkan sebuah pentas seni yang indah dan bisa di nikmati oleh seluruh penonton.


Monday, December 4, 2017

Ada yang bilang bahwa manusia hidup untuk makan, ada yang bilang makan untuk hidup. Menurut saya, saya harus makan untuk hidup. Saya sangat menyukai kuliner. Banyak sekali jenis masakan di Indonesia, ada masakan khas jawa, sunda, padang, chinese, amerika, eropa, dll. Saya hampir menyukai seluruh jenis masakan. Indonesia terkenal akan masakannya yang kaya akan cita rasa. Bahkan salah satu masakan khas Indonesia yaitu rendang, menjadi salah satu makanan terenak di dunia.

Banyak restoran atau tempat makan dari pinggir jalan hingga restoran bintang 5 yang menyediakan makanan nikmat. Saya pribadi lebih menyukai street-food, street-food di Indonesia terkenal beragam dan terjangkau. Kita bisa menemukan street-food di Jakarta, Yogyakarta, Bandung, dan kota-kota lainnya.


Tidak sedikit orang yang tinggal di kota-kota besar pergi liburan ke kota seperti Bandung atau Yogyakarta hanya untuk kuliner. Saya beberapa kali pergi ke Bandung untuk wisata kuliner. Di Bandung saya bisa menemukan banyak restoran dengan interior bagus yang menyediakan makanan terjangkau. Di Bandung, kita bisa menemukan street-food di jalan Cibadak atau Sudirman street. Disana banyak sekali terdapat berbagai jenis street-food dari makanan yang asin hingga manis.

Berikut adalah 5 tempat yang wajib di datangi saat kuliner ke Bandung menurut saya.

1. Sudirman Street

Image result for jalan cibadak bandung makanan

2. Jalan Cibadak
Image result for jalan cibadak bandung makanan
Image result for bola ubi cibadak

3. Kampung Daun



4. Lotek Mahmud

Image result for lotek mahmud bandung

5. Sate DJ
Image result for sate dj bandung
Image result for sate dj bandung

Find Me on Instagram